PEMBANGUNAN MASJID AL-FURQAN AKAN DILANJUTKAN PASCA RAMADHAN


Begitu dilakukan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Al-Furqan Gunung Sitoli Nias, ummat Islam Nias, khusus yang bermukim di Kota Gunung Sitoli sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada LAZ Al-Azhar yang bersinnerji dengan Yayasan Peduli Muslim Nias (YPMN)

Alhamdulillah, Graha Moelia yang dipimpin H Masyuri Kurniawan memulai pelaksanaan pembangunan Masjid Al-Furqan. Pekerjaan fondasi beres. Tiang-tiang baja selesai pula dipasang. Dana yang telah dibelanjakan kontraktor Rp 1.4 miliar lebih atau 40% dari total anggaran. Anggaran pembangunan Masjid Al-Furqan sebesar Rp 3.4 miliar, berarti diperlukan dana Rp 2 miliar lagi untuk menyelesaikannya.

Dana yang telah disalurkan ada dari empat sumber.
1. LAZ Al-Azhar telah menyerahkan dana hampir Rp 500 juta.
2. Uang yang dikumpul Panitia Pembangunan Masjid sekitar Rp 300 juta lebih.
3. Dana yang dihimpun YPMN sekitar Rp 150 juta.
4. Bantuan BRR Rp 250 juta.
Seluruhnya sekitar Rp 1.2 miliar.

Sebelum Ramadhan, ada harapan dari ummat Islam setempat, kalau bisa mereka sudah bisa shalat Taraweh di Masjid Al-Furqan tersebut. Kita sudah komunikasikan dengan Kontraktor, H Masyuri Kurniawan mengatakan, bahwa lantai dasar sudah rapi walau belum dipasang keramik. Bila lantai dua sudah dicor dan dipasang bondex, tentu Masjid tersebut bisa digunakan.

Panitia berusaha keras mengumpulkan dana, YPMN mencari para dermawan dan LAZ Al-Azhar berusaha mengumpulkan zakat, infaq dan sedekah (ZIS), namun keinginan ummat Islam setempat belum bisa terwujud. Malah sudah hampir enam bulan pembangunannya terhenti karena ketiadaan dana.

Sewaktu dilaksanakan pertemuan antara Kenadziran Masjid Al-Furqan (Thamrin Isa), YPMN (M Yusuf Sisus) dan LAZ Al-Azhar (M Anwar Sani) pertengahan Ramadhan lalu bertempat di Kantin Kampus Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), M Anwar Sani, Direktur LAZ Al-Azhar mengatakan bahwa ingin sekali hati ini memenuhi keinginan ummat Islam setempat agar Masjid Al-Furqan bisa segera dimanfaatkan. Tetapi dana yang dikelola LAZ Al-Azhar juga sangat banyak pos penggunaannya. Setiap musibah terjadi, LAZ Al-Azhar selalu turun dan dana yang dibutuhkan sangat banyak. Alhamdulillah, Direktur LAZ Al-Azhar mengatakan bahwa pasca Ramadhan kita gerakan lagi pengumpulan dananya.

Beliau menghimbau, terutama kepada ummat Islam setempat, mari kita bersama-sama mengumpulkan tenaga, pikiran, dan dana untuk pembangunan Al-Furqan. Kita mohon kepada Allah kiranya kita dipertemukan dengan para dermawan yang dengan ikhlas menyisihkan ZISnya untuk Masjid Al-Furqan Gunung Sitoli Nias. (APMN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENANG QARI INTERNASIONAL “HAJI MIRWAN BATUBARA”

SEJARAH SINGKAT MASJID AL-FURQAN GUNUNG SITOLI NIAS